Renungan Harian Rabu, 2 April 2025

IMG 20250303 WA0007

Oleh Pater Kons Beo, SVD

Bacaan I Yesaya 49:8-15
Mazmur Tanggapan Mzm 145: 8-9.13c-14.17-18
Ref: “Tuhan itu pengasih dan penyayang”
Injil Yohanes 5: 17-30

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Aku tidak dapat berbuat apa dari diriKu sendiri.”
Yohanes 5:30
(Non possum ego a meipso facere quidquam)

Kawan ku….
Yang diucapkan, yang disikapi, yang diperbuat, semua itulah yang disebut kesaksian.
Kesaksian itu miliki gema dan daya. Berpengaruh kuat.

Kawan ku…
Kesaksian itu berdiri kokoh di atas dasar kualitas relasi yang hangat, mendalam, dan rasa saling percaya. Apakah arti sebuah kesaksian sekiranya tak ada sedikit pun kekuatan untuk percaya?

Kawan ku…
Sekian banyak orang miliki kesaksian hidup cemerlang. Sayangnya, terdapat sekian banyak orang pula tak miliki minat untuk yakini dalam percaya. Kualitas relasi yang memudar jadi alasan di baliknya.

Kawan ku…
Apa yang diajarkan Yesus, yang disikapi dan diperbuatNya adalah rentetan kesaksian dari apa yang dilihat, didengar, dan dialami dalam pengalaman bersama Allah, BapaNya. Di atas semuanya, IA hadir untuk menjalankan kehendak BapaNya, “Sebab Aku tidak menurut kehendakKu sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku”  (Yoh 5:30)

Kawan ku….
Kita memang mesti renungkan kualitas relasi kita dengan Yesus, Tuhan dan Guru. Di dalam Dia ada kuasa yang diberikan Bapa kepadaNya. Bahwa IA adalah Anak Allah, “dan mereka yang mendengar suara Anak Allah akan hidup” (cf Yoh 5:25).

Dan bagi kita, kawan ku…
Marilah kita yakini sepenuhnya akan Kata, Sikap, dan Tindakan Yesus, Tuhan. Dan kita berjuang untuk terus belajar dariNya. Untuk membangun relasi kita denganNya. Untuk tiba pada kesadaran akan Kata-KataNya:
“Di luar Aku, kamu tidak dapat berbuat apa-apa” (cf Yoh 15: 5 – 8)

Pos terkait