Renungan Harian Rabu, 23 Juli 2025

bb49ee3cfe72b44b80dfe5de64178d55859a8565c96a60c16eda65689ba1b870.0

Bacaan I Keluaran 16: 1-5.9-15
Mazmur Tanggapan: Mzm 78: 18-19.23-28
Ref: “Tuhan memberi mereka gandum dari langit”
Injil Matius 13: 1 – 9

“Di padang gurun itu bersungut-sungutlah segenap jemaat Israel terhadap Musa dan Harun”
Keluaran 16:2
(Et murmuravit omnis congregatio filiorum Israel contra Moyses et Aaron in solitudine)

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Kawan ku…
Betapa mudahnya kita bersungut-sungut. Keinginan kita tak terjawab. Harapan dan mau-maunya kita tak kesampaian. Mimpi-mimpi kita tetap melompong. Tak menjadi nyata. Itu semua yang bisa jadi sebab bersungut-sungutnya kita.

Kawan ku…
Kisah sungut-sungut itu sebenarnya adalah ungkapan suasana hati yang kecewa. Yang tak puas-puasnya. Mimpi kita terlalu besar yang tak kesampaian. Seperti itulah yang pernah aku alami dan mungkin bakal kembali aku alami lagi.

Kawan ku….
Mestinya kini aku kembali pada petuah-petuah bijak itu:
Kenapa kah tak pernah bersyukur atas kisah indah yang tengah dialami kini?
Jangan lagi kembali ke masa silam yang tampak ‘indah dan menyenangkan namun sesungguhnya membelenggu.’ Bagai Israel yang tampak ‘ceriah dan nikmat karena penuh daging di kuali. Namun sebenarnya ‘jiwa raga mereka’ ditindas dalam tirani Firaun…

Kawan ku….
Mungkin tak cuma bersyukur atas apa yang aku miliki dan hadapi kini. Ada baiknya dalam situasi terbatas itu aku didorong untuk jadi lebih kreatif dan produktif.

Kawan ku…
Hanya bersungut-sungut toh tak akan pernah selesaikan persoalan. Itulah yang pada akhirnya kupahami sungguh.
TUHAN pasti memperhatikan setiap hambaNYA yang berjuang. Yang tetap miliki harapan walau dalam situasi berat dan tak menguntungkan.

Pos terkait