Kawan ku..
Yang kucemaskan dari diri dan hidup kita berdua, bahwa sering kali kita gagal ‘menyempurnakan belaskasih dan kehendak Allah yang menyapa dan menyelamatkan dalam Nama Yesus.’ Kita lebih terikat pada apapun yang mengikat dan sungguh memberatkan. Dan kita tak berpikir sejuk dan bersikap arif yang membebaskan.
Dan kawan ku…
Yang lebih menyedihkannya lagi bahwa kita bisa bertopeng di balik kehendak Tuhan, untuk kemudian gelorakan hanya kepentingan dan mau-maunya kita sendiri, yang sempit dan menjepit.
Mari kita kembali kepada tindak KASIH yang menyempurnakan segalanya….
Verbo Dei Amorem Spiranti
Tuhan memberkati
Amin







