Kawan ku…
Si Bijak ingatkan: ‘Janganlah mulai membenci. Itu awal dari sikap hati penuh permusuhan. Dan sekiranya racun permusuhan itu sudah merusak hati, maka dengan segera bahwa apapun yang ada pada sesama dan tentang sesama (tertentu) yang disasar bakal terlihat hanya dan wajib suram, miring, salah, palsu, cemar, gelap dan noda…
Tetapi, kawan ku…
Bukanlah kewajibanmu untuk ‘bikin semua orang suka padamu.’ Toh, terhadapmu masing-masing punya kacamata sikap dan penilaian tersendiri. Bagaimanapun, kau dipanggil untuk tetap berbuat baik. Itulah sekiranya yang dapat ditangkap dari suara dari Muder Teresa dari Kalkuta.
Namun, di atas semuanya, Tuhan teguhkan hati semua kita. Sebelum dunia, sesama, tetangga, orang-orang serumah – sekeluarga, para lawan, sahabat membenci kita karena ‘nilai, prinsip hidup, keyakinan’ kita diingatkan bahwa Yesus sendiri, Tuhan, pernah terlebih dahulu dibenci…
Verbo Dei Amorem Spiranti
Tuhan memberkati
Amin – Alleluya







