Ratusan guru honorer dan para siswa/i penerima beasiswa PIP serta siswa/i penerima bantuan seragam dan perlengkapan sekolah hadir dalam acara penyerahan secara simbolis tersebut.
Ikut hadir mendampingi Jefri pada acara penyerahan bantuan itu antara lain anggota DPD RI, Hilda Manafe, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si dan Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Lodwyk Djungu Lape.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Dumuliahi Djami, mengatakan bahwa pemberian bantuan sembako bagi guru honor dan pegawai merupakan hasil koordinasi dengan Dinas Sosial Kota Kupang.
“Memang tidak semua yang diusulkan mendapat bantuan ini. Hal ini disebabkan karena ada regulasi dan syarat-syarat yang tidak terpenuhi,” kata Dumul, panggilan akrab Dumuliahi Djami.
Dumul menambahkan, tahun 2019-2020 guru honor yang mengabdi kurang lebih lima tahun ke atas berjumlah 1.142 orang dan sudah mendapat uang transportasi dari Pemerintah Kota Kupang sebesar Rp 500.000/bulan.
“Untuk tahun 2021 kita juga sudah mengusulkan ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk mendapatkan hak yang sama,” katanya.
Sedangkan pakaian seragam sekolah dan perlengkapan yang dibagikan kepada siswa-siswi SD dan SLTP se-Kota Kupang, ada sebanyak 50.759 paket seragam yang akan di distribusikan ke setiap sekolah.
Untuk pemberian bantuan beasiswa PIP, lanjut Dumul, pihaknya menyerahkan bantuan beasiswa kepada 11.254 siswa/i berdasarkan SK dari Pemkot Kupang.
“Penerima bantuan beasiswa PIP untuk siswa/i SMP sebanyak 1.748. Dari jumlah itu yang sudah dicairkan sebanyak 1.691 siswa/i. Sedangkan sisanya 57 orang siswa/i belum cair, sementara dalam proses. Sementara beasiswa PIP untuk SD ada sebanyak 9.506 orang. Yang sudah cair 7.200 orang dan belum cair sebanyak 2.306 orang,” beber Dumul. (np)







