Membaca Pesan Bambroj dan Rosan dalam Konteks NTT Sini-Kini

gusti tetiro1

Jika keenam nama ini kemudian maju dalam pilgub-pilwagub, maka kita mempunyai banyak pilihan. Jika kita menginginkan seorang akademisi untuk mengkaji masalah-masalah ekonomi di NTT, kita punya pilihan. Jika kita menghendaki seorang eksekutif dan CEO, kita juga telah menemukan orangnya. Begitu pun, jika kita orang NTT merindukan masuknya investasi yang pada gilirannya bisa membuka banyak lapangan kerja bagi masyarakat NTT, kita telah memiliki Frans Go di dalam daftar, seseorang yang sudah kita tahu telah membuka banyak lapangan kerja bagi orang NTT dan telah membawa banyak investasi ke NTT.

Sementara itu, dari kalangan anggota DPR-RI terpilih, kita memiliki Ansy Lema dan Melki Laka Lena. Dalam konteks pesan Bambroj dan Rosan, Ansy dan Melki berpeluang membawa banyak industri manufaktur ke NTT melalui jaringan yang selama ini mereka bangun. Jika pilihan kita pada penguatan Nelayan-Tani-Ternak, Ansy bisa jadi pilihan. Apabila kita mau fokus pada isu ketenagakerjaan secara keseluruhan dan pembangunan fasilitas Kesehatan di NTT secara berkualitas, pilihan kita ada pada Melki.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Saya dengan sengaja menyebut 5-6 nama di atas secara selektif. Menurut saya, siapapun di antara mereka yang akan berpasangan dan menang saat pilkada nanti, keenam nama ini perlu terus menjalin silaturahmi dan saling belajar-mendukung untuk percepatan pembangunan NTT menuju visi Indonesia Emas 2024.

Tentu saja, kecerdasan dan kebijaksanaan warga dan pemilih sangat menentukan. Pesan saya hanya satu: kita tidak boleh mengamini dan membenarkan politik transaksional. Mari kita mendidik warga kita menjadi pemilih rasional sambil selalu menjaga keharmonisan di tengah Masyarakat Flobamorata!

  • Alumnus Golkar Institute, pengurus inti Golkar Academy NTT

Pos terkait