Pemerintahan Melki-Johni telah memberikan ruangan kondusif untuk ASN NTT mengelaborasi pemikirannya dan menuangkan ide atau gagasannya ke dalam bentuk tulisan guna membangun NTT ke arah yang lebih berdaya dan berdampak bagi masyarakat. Mari jadikan momentum ini sebagai tekad bersama untuk terus berkarya dalam budaya literasi NTT, menjaga warisan kearifan lokal masa lalu dan menuliskan sejarah literasi yang lebih gemilang di masa depan.
Gubernur NTT Minta ASN Menulis Buku, kiranya merupakan inovasi dan bukan hanya sekadar seremonial semata. Arahan gubernur merupakan alarm bagi para ASN untuk berpacu dalam waktu, memberikan diri dalam tulisan-tulisan yang konstruktif untuk membangun peradaban literasi di NTT dan birokrasi pemerintahan yang sehat. Jika mercusuar telah menyala, kini bola panas ada di tangan para ASN: apakah akan menulis sejarah, atau sekadar memenuhi seremoni?
- Pranata Humas Pada Dinas Parekraf NTT







