Pilih Karena Kepentingan Kita, Bukan Karena Orang Kita

IMG 20241011 042430 3
IMG 20241028 WA0017
Warga Desa Kualeu, Mollo Tengah, Timor Tengah Selatan (TTS), Senin (28/10/2024), menggendong Johni Asadoma yang menggelar kampanye

Eksekusi program dan proyek pembangunan untuk NTT? Mudah saja, karena sama-sama berada di pemerintahan. Apalagi Presiden Prabowo Subianto adalah Ketua Umum Gerindra, partainya Johni Asadoma sebagai calon Wakil Gubernur.  Meminjam kata-kata Anita Gah, anggota DPR RI dari NTT, “NTT ini tidak bisa kita kerja sendiri. Kita butuh pemimpin dengan koalisi besar dan punya hubungan baik dengan pemerintah pusat,”`

Benarlah kata-kata Melki Laka Lena dalam debat perdana. “Koalisi besar itu anugerah buat NTT,”   tandas Melki. Mengapa anugerah? Dengan koalisi besar itu, eksekusi program pemerintah pusat dapat dilakukan dengan mudah. Apalagi kondisi keuangan Pemda NTT sekarang ini sedang tidak baik-baik. Pasalnya,  Pemda NTT meminjam uang di PT SMI senilai Rp 1.003 miliar (satu triliun tiga miliar rupiah). Utang ini harus dicicil hingga tahun 2029.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Dengan pendapatan asli daerah (PAD) kita yang tidak mencapai target,  apa yang bisa kita andalkan untuk pembangunan dan kemajuan NTT lima tahun ke depan?

Nah, dengan Melki-Johni yang didukung koalisi besar, dengan jajaran menteri yang demikian banyak, kita banyak berharap untuk kemajuan NTT. Tinggalkan  alasan memilih Gubernur-Wakil Gubernur NTT karena orang kita, suku kita, agama kita. Tidak zamannya lagi mengusung politik identitas.

Tegasnya, mari memilih karena kepentingan kita, bukan karena orang kita. Bersegeralah meninggalkan politik identitas,  bergembiralah dengan politik riang gembira.  Untuk kepentingan NTT,  bergegaslah memilih Melki-Johni, pasangan nomor urut 2. Dengan menteri-menteri di  pemerintahan, kita bahas program pembangunan di kantor pemerintah, dengan teman-teman kita hanya sebatas bernostalgia dan berbagi cerita di  kedai kopi.

Pos terkait