Semalam di Pantai Kota Raja – Ende, Sekadar Melawan Lupa

Kons Beo8

Di area dalam, saya coba ‘menyendiri.’ Berpisah dari para ‘pengawal.’ Toh, mereka juga sibuk dengan HP masing-masing. Pokoknya kotak-katik HP lebih menarik dari menatap keteduhan laut dan deburan kecil ombak menyentuh bibir pantai.

Wah, pantai tempat bermain masa kecil di tahun 70-an ini memang sudah beda jauh. Sudah tampak gemerlap. Apresiasi buat yang menggagas tempat ‘usir dan bunuh kepenatan fisik dan rohani ini.’

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Biarlah di Pantai Kota Raja kita sekadar bertukar cerita. Berbagai kata dan rasa hati, ditemani segelas minuman ringan dan penganan ala kadarnya. Kawasan ini, lumayanlah untuk sebuah kota kecil.

Saya jadinya punya satu ‘pengandaian nakal dan sedikit liar.’ Wah, sekiranya Muder Komunitas SSpS Jalan Masjid itu berani izinkan anggotanya sesekali adakan ‘syering Kitab Suci atau Ibadat Penutup’ di Pantai Kota Raja…. Tapi itu mungkin kah? Atau jangan-jangan ‘tembok pembatas’ mesti dibikin lebih tinggi. Maksudnya, agar aura malam Pantai Kota Raja jangan mengusik keheningan yang membahagiakan dan sakral bagi atmosfer komunitas.

Kembali ke  Pantai Kota Raja

Bagaimana pun gemerlapnya Pantai Kota Raja  by now, tak bisa menghalau pergi begitu saja kisah-kisah yang telah terlewati nyaris 50 tahun silam. Ini tempat kami ‘main bola, mandi laut, berebut ikan yang lolos dari pukat nelayan, kejar  kojo  (kepiting). Teringat lagi nekadnya kami terjun bebas (poro) dari jembatan pelabuhan. Bertarung nyali versus arus dan ombak.

Di Pantai Kota Raja itu, dulu, kami suka untuk kumpul ranting-ranting kering. Bikin perapian untuk bakar pisang atau ubi. Anehnya, kami tidak merasa jijik di area itu. Padahal ini kawasan  ‘tempat segala tujuan yang rawan penyakit.’ Sebab, buang sampah di situ, potong kambing (rore rongo), demi warung soto-sate juga di situ. Dan yang tak mungkin dilupa adalah bahwa ‘sampah yang datang dari perut manusia pun,  didrop bebas merdeka di situ juga.

Pos terkait