Hugo Rehi Kalembu, Tidak Ada Pemain Tunggal di Partai

hugo kalembu1 1

Lama di Golkar, Hugo mengalami dan memahami benar Golkar dulu dan sekarang. “Dulu agak hati-hati berpendapat. Sekarang beda. Kita boleh vokal sekali tetapi tetap santun. Kepentingan partai itu ujungnya adalah kepentingan rakyat. Itu obyektif. Regulasi yang kita pakai juga harus klir, tidak boleh abu-abu.  Karena apa pun pendapat yang kita sampaikan pasti orang tahu ke mana arahnya.  Tetapi kalau kita jujur, meski kita sampaikan secara keras orang  dengan ikhlas akan mengakui dan membenarkannya juga,” kata Hugo.

Hugo sangat sadar posisi sebagai wakil rakyat itu sangat berbeda dengan eksekutif. “Domain pemerintah dan Dewan itu berbeda. Wilayahnya berbeda. Jadi betapa pun pendapat DPRD bagus tetapi  kalau pemerintah tidak jalankan, tidak perlu kecewa karena itu domain pemerintah.  Domain Dewan itu kan menyuplai ide, menyarankan, memberi masukan. Soal nanti jalan atau tidak itu domain pemerintah, jangan kita campuri. Kalau kita campuri kacau jadinya,” terangnya.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Tentang Golkar NTT di bawah kepemimpinan Emanuel Melkiades Laka Lena, Hugo menaruh simpati dan  memberi jempol.

“Apa yang dilakukan Pak Melki sekarang dinamikanya tinggi sekali. Kecepatan dinamikanya tinggi sekali;  sehingga kadang-kadang orang keteteran. Kadang orang jenuh karena tidak bisa sesuaikan diri. Tetapi lama-lama  orang paham karena memang dunia politik cepat berubah. Yang harus dilakukan partai adalah cepat merespon. Harus sama-sama satu gerakan yang membuat partai selalu siap sedia.  Harus mengikuti perkembangan, tidak bisa lagi pakai paradigma yang dulu. Yang luar biasa dari Melki adalah bisa merangkul semua elemen. Yang senior, yang junior, perempuan, milenial semuanya dirangkul dan diberi tempat. Itu terlihat di bakal calon kepala daerah. Orang tahu tidak mungkin dia terpilih, tetapi itu sebuah apresiasi partai bahwa partai ini dibangun oleh semua.  Tidak ada satu kekuatan yang membawa sendiri gerak langkah partai. Semua bergerak sama-sama. Tidak ada pemain tunggal di partai,” tuturnya.  (tony kleden)

Pos terkait