Warga Kembali Hadang Alat Berat Menuju Lahan Otorita BPOLBF

mabar warga demo bowosie

LABUAN BAJO kabarntt.id–Puluhan warga yang mengatasnamakan diri Kesatuan Warga Racang Buka (KWRB) Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, kembali menghadang aktivitas alat berat (eksavator) saat membuka akses jalan menuju lahan Otorita BPOLBF.

Aksi penghadangan tersebut terjadi, Senin (25/4/2021), di lokasi hutan Bowosie, Labuan Bajo.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Diketahui, lahan Bowosie saat ini diberikan oleh pemerintah pusat kepada BPOLBF untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata terpadu demi mendukung pariwisata super premium di Labuan Bajo.

Puluhan warga tersebut mengklaim bahwa akses jalan dan lahan yang akan dikelola BPOLBF tersebut merupakan lahan milik mereka. Bahkan menuding BPOLBF telah merebut lahan milik warga.

“Kami minta operator matikan mesin. Saya tidak mau terjadi sesuatu di sini,” teriak Stephanus Herson di hadapan puluhan warga.

Selain itu Herson mengatakan bahwa pemilik lokasi tersebut merupakan kebun warga, tempat mereka mencari makan.

“Siapa yang punya alat ini, kontraktornya mana? Kita memiliki hak untuk mengusir siapapun yang merusak tanah kita,” ujar Herson.

Tak hanya itu, Hersson juga menunjuk operator eksavator tersebut agar mematikan mesin eksavator saat dirinya berbicara.

Selain Herson selaku orator, puluhan warga lainnya juga meneriaki bahwa BPOLBF telah merusak kebun milik mereka. Warga itu memegang poster dan spanduk dengan berbagai tulisan seperti  :

# BPOLBF mencuri kebun kami.

# Silahkan penjara kami, karena kami korban nafsu BPOLBF.

# BPOLBF aktor utama miskinkan masyarakat Manggarai Barat.

Pos terkait