KEFAMENANU KABARNTT.ID — Maskot Keuskupan Atambua Youth Day (KAYD) 2025 bukan sekadar lambang perayaan, melainkan cermin perjalanan iman kaum muda Katolik. Dengan sentuhan budaya lokal Atoin Meto dan simbol peziarahan, maskot ini mengajak Orang Muda Katolik (OMK) untuk berjalan bersama dalam iman, harapan, dan sukacita, sembari berani memikul salib dengan semangat persaudaraan.
Berikut penjelasan makna dari Maskot Keuskupan Atambua Youth Day (KAYD) 2025.
Unu Sang Peziarah
Unu (Bahasa Uab Meto: Kakak) adalah gambaran visual – gaya khas tentang
Orang Muda Katolik Keuskupan Atambua yang berjalan bersama “Fetof Naof – Olif Tataf” (Uab Meto: Saudari saudara, adik kaka) dalam iman dan harapan. Unu versi Atoin Meto ini bisa diperkaya pemaknaannya dalam budaya dan bahasa yang ada di wilayah Keuskupan Atambua yakni Belu dan Malaka, misalnya Mone Koen – Pana Koen – Sang Peziarah dan Bete – Manek – Sang Peziarah, dan istilah-istilah lain sesuai Bahasa daerah di wilayah TTU, Belu dan Malaka.
Maskot Unu Sang Peziarah menyadarkan Orang Muda Keuskupan Atambua sebagai komunitas yang berjalan bersama menuju sumber pengharapan sejati. Setiap Orang Muda adalah UNU yang siap terlibat bagi Tuhan, Gereja dan sesamanya.
Keterlibatan inilah yang membuat orang muda menjadi Masa Kini Allah dan Masa Depan gereja. Di dalam diri orang Muda, ada tanggungjawab dan keterlibatan dalam perjalanan iman dan misi evangelisasi Injil.
Inspirasi Maskot KAYD III
Maskot KAYD 2025 (Unu Sang Peziarah) terinspirasi dari maskot
istimewa Tahun Yubileum Biasa 2025 yang bernama Luce (Italia: Terang) sesuai dengan tema Tahun Yubileum yaitu Peziarah Pengharapan (Pilgrims of Hope). Luce adalah simbol bagi semua peziarah sekaligus menjadi simbol komunitas dan dialog antar generasi khususnya bagi orang Muda.
Vatikan dengan Maskot kartun yang “imut” melibatkan orang muda untuk
bersama menghayati tema pengharapan.
Dalam Konteks KAYD 2025, panitia secara kreatif menggabungkan beberapa pola yang terinsiprasi dari budaya setempat untuk memberi pesan yang sama dan bermakna tentang semangat persekutuan pengharapan Orang Muda di Keuskupan Atambua. Designer mengikuti bentuk Luce, namun menambahkan beberapa pola pembeda yakni sebagai berikut:







