Percepat Rehabilitasi di Kota Kupang, Pakai Dana Yang Sudah Ada

telendaud3

KUPANG kabarntt.id—Pasca bencana Pemerintah kota Kupang harus kreatif memanfaatkan dana yang sudah dianggarkan di APBD tahun 2021. Dana bedah rumah, misalnya, sangat pantas dimanfaatkan untuk membangun rumah masyarakat yang sangat terdampak badai seroja.

Anggota Komisi III DPRD Kota Kupang, Tellendmark J. Daud, mengutarakan pendapatnya ini ketika ditanya kabarntt.id, Selasa (27/4/2021), terkait rehabilitasi akibat bencana di Kota Kupang.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Wakil Rakyat dari Fraksi Golkar ini mengatakan,  Pemerintah Kota Kupang terlihat  kurang tepat sasaran menyalurkan bantuan ke warga terdampak. Tanggap darurat kurang tepat lagi karena saat ini mestinya sudah menyentuh kebutuhan warga pasca bencana, seperti tempat tinggal.

“Contoh hanyak masyarakat korban tanah longsor. Jadi yang jelas tanahnya hilang dan tempat tinggalnya juga hilang. Artinya mereka tidak ada tempat tinggal lagi, maka pemerintah secepatnya menentukan tempat relokasi yang layak diperhitungkan, juga pembebasan lahan,” ungkap Tellend.

Tellend meminta agar warga yang direlokasi didata secara valid, yakni data yang harus diverifikasi dan divalidasi. ‘Dengan demikian warga yang direlokasi benar-benar masyarakat yang sangat terdampak badai seroja,” tegasnya.

Lebih lanjut Tellend mengatakan, jika Pemkot Kupang masih menunggu dana dari pusat, maka secepatnya dikirim data-data korban yang sudah divalidasi.

“Jika memang masih ada kendala dari pusat, pemerintah harus sudah responsif dengan menggunakan dana-dana yang sudah dianggarkan di APBD tahun 2021,” tegasnya.

Pos terkait