KUPANG kabarntt.id— DPRD NTT menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap RAPBD NTT Tahun Anggaran 2023, Rabu (16/11/2022).
Dalam rapat itu Fraksi Golkar menyampaikan 10 point krusial kepada Gubernur NTT.
“Fraksi Partai Golkar dalam semangat kebersamaan terus mengikuti rangkaian pembahasan RAPBD Provinsi NTT Tahun 2023 dalam sinergi untuk mencapai target tahun ke lima RPJMD Perubahan 2018-2023,” sebut Juru bicara Fraksi Golkar, John Oematan. .
Selanjutnya, sebut John Oematan, Fraksi Partai Golkar mengemukakan beberapa atensi sebagai bagian dari sikap politik, sebagai berikut:
Pertama, meninjau perkembangan implementasi visi misi gubernur ke dalam indikator kinerja dan capaian target-target tahunan RPJMD Perubahan 2018-2023, Fraksi Partai Golkar melihat adanya kesenjangan antara target dan realisasi.
“Terlihat antara lain pada angka kemiskinan yang masih tinggi, pertumbuhan ekonomi yang relatif rendah, angka IPM yang terkebelakang, angka Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) yang semakin menurun, angka prevalensi stunting yang masih tertinggi, dan lainnya. Berhadapan dengan fakta tersebut, memang harus memahami dan memperkuat perencanaan strategis ke depan dengan analisis SWOT yang mendalam untuk memetakan dengan baik kekuatan dan kelemahan kita (faktor internal), dan peluang dan ancaman (faktor eksternal) dalam mendesain kebijakan pembangunan Daerah NTT,” tegas Oematan.








