Keempat, dalam upaya mencapai efek ganda manfaat jalan provinsi yang sudah dibangun dengan kondisi mantap, perlu diikuti dengan relokasi pemukiman masyarakat pada fasilitas sarana jalan yang telah dibangun. Memang secara teori pembangunan, pemukiman akan menyongsong fasilitas, namun dengan latar belakang sosial budaya masyarakat yang masih terbatas, perlu ditunjang dengan prasarana pemukiman dari program pemerintah.
Kelima, data historis menunjukkan capaian PAD riil makin menurun tiap tahun, dibandingkan dengan target RPJMD makin meningkat tiap tahun. Jika target (RPJMD) yang semakin meningkat tentunya didasarkan pada potensi daerah, maka masalahnya mungkin pada kapasitas manajemen yang perlu dibenahi sungguh-sungguh pada tahun anggaran 2023 agar pada akhir RPJMD bisa mencapai target.
Keenam, Kawasan Industri Bolok merupakan identitas dan indikator kemajuan daerah Provinsi NTT dalam pembangunan nasional. Karena itu Kawasan Industri Bolok perlu diberikan dukungan penyertaan modal yang memadai sehingga pada saatnya dapat memberikan nilai tambah perekonomian daerah dan menyediakan lapangan kerja dan lapangan usaha bagi masyarakat.
Ketujuh, masalah hama belalang di Sumba yang terus terjadi setiap tahun perlu ada penelitian yang menyeluruh dalam rangka menemukan berbagai faktor penyebab terjadinya endemi belalang di Pulau Sumba sehingga diintervensi secara tepat memberantas endemi belalang.
Kedelapan, banyak ASN yang akan memasuki masa pensiun, sementara rekrutmen baru sangat terbatas. Target tenaga P3K belum bisa dipenuhi, sementara yang sudah lulus seleksi belum diangkat. Hal ini perlu menjadi perhatian pemerintah daerah sekarang agar dalam jangka panjang tidak terjadi kekurangan sumber daya ASN di NTT, baik jumlah maupun kualitas.







