Plt Kepala Dinas Pertanian TTU, Charles Malelak, menyambut baik rencana tersebut. Ia menilai, kerja sama ini menjadi peluang besar bagi petani TTU dalam memperkuat sistem pertanian organik berbasis eco enzyme.
“Kami berterima kasih karena Presiden RAEOA sangat peduli dengan pertanian. Harapannya, petani dari kedua wilayah bisa saling belajar dan bahkan menjalin perdagangan produk organik seperti beras dan sayuran,” ungkapnya.
Kerja sama lintas batas ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani baik di TTU maupun Oe-Cusse. (siu)







