Sosok nasionalis yang rendah hati dan pekerja keras nan tegas berdarah Jawa ini sangat layak bila diusung maju menjadi calon presiden karena memiliki kendaraan partai politik, Partai Golkar, sebagai parpol besar yang turut menguasai DPR RI dan pemerintahan bersama PDIP.
Proses penetapan Airlangga menjadi capres Golkar berjalan mulus tanpa ada gejolak di internal Golkar. Seluruh kader Golkar kompak seiya dan sekata sepakat mengusung Airlangga. Jadi saat ini terlihat seantero Nusantara nama Airlangga berkibar melalui pajangan baliho dan spanduk Partai Golkar sebagai Calon Presiden dari Partai Golkar. Nama Airlangga juga terus menjadi buah bibir rakyat kecil karena kerap dekat dan getol memberikan perhatian bagi rakyat kecil baik sebagai menteri maupun sebagai Ketum Golkar.
Selain nama Airlangga, nama Ganjar Pranowo saat ini juga telah menjadi tokoh sentral yang menjadi diskursus publik Indonesia. Sejak tahun 2021 lalu, isu dan wacana pencapresan Ganjar telah menggelinding dan terus memuncak ke tingkat tertinggi bursa capres 2024.
Nama Gubernur Jawa Tengah ini makin hari makin berkibar dan makin digandrungi oleh seluruh lapisan masyarakat terutama masyarakat kecil arus bawah seiring melejitnya Ganjar di puncak popularitas lembaga-lembaga survai nasional. Hampir 100 persen lembaga survai memenangkan Ganjar sebagai capres 2024.
Fenomena meroketnya Ganjar berbeda dengan melambungnya Airlangga. Airlangga melambung karena mendapat restu dan dukungan bulat dari seluruh jajaran Partai Golkar dan sayap-sayapnya. Sedangkan Ganjar tidak atau belum mendapat restu dari Ketum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri.







