Selain Golkar, ada pula Partai Nasdem yang juga memunculkan nama Ganjar sebagai bakal capres selain Anis Baswedan dan Andika Perkasa. Namun kemudian runtuh karena Nasdem memutuskan mencapreskan Anis.
Ada pula parpol parpol kecil lainnya sebut saja PSI yang terang-terangan memasang nama Ganjar sebagai capres dan langsung menduetkan dengan Yeni Wahid, putri kandung mendiang Presiden Gus Dur.
Ganjar- Airlangga Layak Diduetkan
Dilihat dari arus besar dukungan rakyat Indonesia, melihat jam terbang pengalaman di pemerintahan, kemampuan, ketokohan dan jaringan besar yang dimiliki, Ganjar dan Airlangga sangat layak didukung dan diusung menjadi paket atau pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam sebuah koalisi besar kebangsaan menuju Indonesia maju dan berdaulat.
Apa kekuatan Ganjar dan Airlangga sehingga keduanya layak diusung? Selain prestasi dan tokoh nasionalis dan religius, keduanya muncul dari dua partai besar, Golkar dan PDIP yang menembus presidensial thressold. Jadi sangat mudah untuk diusung karena sudah memenuhi persyaratan pemilu presiden.
Apabila kedua partai besar ini bersatu mengusung Ganjar dan Airlangga dan didukung parpol lainnya, maka peluang kemenangan sangat besar di Pilpres 2024. Keberuntungan keduanya bukan saja didukung dua partai besar itu tetapi juga lahir dari gerakan militan ribuan organ relawan yang makin bergerak masif mendukung keduanya.
Langkah penentu kemenanan keduanya bukan hanya ada di partai dan para relawan, tapi juga ditentukan oleh langkah lembut Presiden Jokowi yang terlihat condong ke Ganjar dan Airlangga belakangan ini.







