ILMU Desak Bawaslu Tindak ASN Yang Tidak Netral di Pilkada Mabar

mabar ILMU unjuk rasa

LABUAN BAJO kabarntt.id—Sekelompok warga yang dimotori  Insan Lantang Muda (ILMU) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bawaslu Manggarai Barat (Mabar) dan Kantor Bupati Manggarai Barat, Kamis (19/11/2020) siang.

Mereka mendesak Bawaslu sebagai lembaga penyelenggara pemilu yang bertugas mengawasi penyelenggaraan pemilu, juga Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, agar menindak tegas aparatur sipil negara (ASN) yang terindikasi tidak netral dalam Pilkada 2020 di Mabar.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Ada indikasi keterlibatan ASN yang menjadi tim sukses. Ini harus diusut tuntas dan ditindak tegas,” tegas Doni Parera, orator aksi  kepada media.

Menurutnya, anggaran pilkada sebesar Rp 37 miliar, semestinya dapat membantu  kinerja pengawasan pilkada oleh Bawaslu.

Ia juga menerangkan begitu banyak temuan yang beredar luas saat ini melalui media massa yang mengindikasikan ketidaknetralan ASN di Manggarai Barat.

“Bawaslu sebagai lembaga penyelenggara pemilu yang bertugas mengawasi penyelenggaraan pemilu harus tindak lanjuti temuan pelanggaran atas netralitas ASN,” pintanya.

Hal senada disampaikan Alkes Mantero, yang juga orator aksi. Alkes  menyampaikan tiga tuntutan dalam aksi mereka.

Pertama, Bawaslu harus proaktif dan segera menindak tegas setiap pelanggaran dan kecurangan yang terjadi di Pilkada Mabar seperti yang dilakukan oleh ASN yang indikasi dan buktinya sudah beredar luas.

Kedua, menuntut Bupati Mabar untuk melakukan pembinaan dan sanksi tegas bagi ASN yang tidak netral, karena dapat merusak dan mencederai  demokrasi.

Pos terkait