LEWOLEBA kabarntt.id—Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Lembata, Stanislaus Kebesa Langoday, menjalani pemeriksaan oleh lima pejabat di Pemkab Lembata, Jumat (8/1/2022).
Kebesa diperiksa terkait voice note yang protes terhadap Bupati dan Sekda Lembata menyusul kegagalannya dipromosikan menjadi pejabat tinggi pratama (PTP).
Kebesa diperiksa oleh lima orang pejabat yakni Sekda Lembata, Paskalis Ola Tapobali sebagai ketua tim, Kepala BKPSDM, Said Kopong, Inspektur Lembata, Patris Ujan, Plt. Kadis Kominfo, Nasrun Neboq, dan Kabag Hukum, Yohanes Don Bosco.
“Sanksinya pasti ada, kami sesuaikan dengan PP 94 Tahun 2021. Saat ini kami sedang siapkan berita acaranya untuk kemudian melaporkan hasil pemeriksaan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian untuk penjatuhan hukuman disiplinnya,” kata Sekda Lembata, Paskalis Ola Tapobali kepada wartawan.
Seperti diketahui, menyusul pelantikan pejabat tinggi pratama. Kebesa merekam suaranya dan menyebarkan di WhatsApp Grup.
Kebesa Langoday secara terang-terangan mengungkapkan kekecewaannya terhadap penetapan dan pelantikan Kadis Kominfo Lembata, Petrus Demon. Dia bahkan meminta Bupati dan Sekda Lembata untuk mengumumkan skor hasil seleksi oleh Tim Pansel.
Yang lebih parah, Kebesa juga mengungkapkan kata-kata kasar bernada makian dalam bahasa Lamaholot yang terdengar sangat kasar. (ona)






