Mari kita memohon agar hati kita selalu seperti hati Pemungut Cukai, yang sadar atas kelemahan, namun penuh kepercayaan pada pengampunan dan belas kasih Allah. Kiranya Bunda Maria, Bunda Yang Rendah Hati, menuntun kita untuk senantiasa berkata: ‘Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juru selamatku’.
Dengan hati yang sederhana, kita akan menemukan damai. Dan dengan kerendahan hati, kita akan dikasihi oleh Allah. Tuhan memberkati!
* Penulis, Rohaniwan Katolik, tinggal di Novisiat Sang Sabda Kuwu – Ruteng – Manggarai







