Bacaan I 2Korintus 4: 7-15
Mazmur Tanggapan: Mzm 126: 1-2av.2cd.3.4-5.6
Ref: “Yang menabur dengan menjujurkan air mata akan menuai dengan bersorak-sorai”
Injil Matius 20: 20-25
“Berilah perintah, supaya kedua anakku ini kelak boleh duduk di dalam KerajaanMU”
Mat 20:21
(Dic ut sedeant hi duo filii mei in regno tuo…)
Kawan ku…
Janganlah kita berpura-pura bahwa kita berdua ini tak miliki ambisi untuk dapatkan posisi kehormatan itu.
Kawan ku…
Memang, bisa terjadi hanya ada orang-orang tertentu yang rendah hati, yang memang tak miliki selera untuk dapatkan tempat kehormatan. Untuk mencapai posisi kiri dan kanan sebagai satu paket yang ‘punya nama.’
Namun, kawan ku…
Lain soalnya dengan kita berdua ini. Ambisi kita terlalu melangit untuk tempati posisi kiri dan kanan itu. Sementara dunia pada sinis dan penuh senyum yang pahit tak lucu.
Kawan ku…
Mari tahu dirilah kita. Kita ini tak hebat-hebat amat. Kurang dan lemahnya kita terlalu banyak dan menderang. Posisi kiri dan kanan itu ‘punya sesama.’ Mereka itulah yang sungguh suci lahir dan di dalam batin. Yang tak banyak aneh dan erornya.
Kawan ku…
Ingin kubayangkan sekadarnya. Betapa heboh dan ributnya kesepuluh murid yang lain. Mereka memberontak dan gusar sekiranya dua bersaudara Yakobus dan Yohanes dapatkan tempat dan posisi di kiri dan kanan!
Kawan ku…
Tak jarang terjadi bahwa karena posisi dan tempat, suasana bersama kita jadi genting karena saling menggunting! Pun jadi melenting ke sana-kemari. Semua karena pertarungan ingin tempati posisi penting.







