Kawan ku…
Kuingin bilang padamu dengan sepotong syair dari tembang itu, “Bila kau seorang diri, jangan kau bersedih…”
Dalam iman, melalui doa dan pengharapan, kita tak pernah merasa ditinggalkan sendirian..
Pemazmur punya keyakinan teramat dalam, “Sekalipun ayah dan ibuku meninggalkan aku, namun Tuhan menyambut aku” (Mzm 27:10).
Dan kawan ku…
Tidak kah kita, murid-murid Tuhan, Gereja ‘tak akan ditinggalkan Tuhan sebagai yatim piatu?” (cf Yoh 14: 18a).
Kata-kata Tuhan pun sungguh meneguhkan:
“Dan ketahuilah, AKU menyertai kamu senantiasa hingga akhir zaman” (Mat 28:20)
Verbo Dei Amorem Spiranti.
Tuhan memberkati.
Amin – Alleluya







