KUPANG kabarntt.id—-Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd., menginstruksikan semua jajaran di Kota Kupang meningkatkan sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya vaksinasi polio bagi anak-anak.
Instruksi ini lahir akibat capaian target vaksinasi polio di Kota Kupang yang belum tercapai. “Dari total sasaran sebanyak 74.641 anak, kita berhasil mencapai cakupan dosis pertama sebanyak 54.960 anak atau 73,6% dan dosis kedua sebanyak 50.465 anak atau 67,6%. Meskipun ini merupakan capaian yang signifikan, namun masih belum mencapai target minimal 95% dari total sasaran,” kata Linus Lusi saat membuka kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio, Publikasi Data Stunting dan Evaluasi Gerakan Aksi Penanganan Stunting di Hotel Kristal Kupang, Selasa (12/11/2024).
Karena itu Linus mendorong Dinas Kesehatan dan stakeholder terkait untuk mencari terobosan-terobosan baru, agar dapat memenuhi target nasional yang ditetapkan pada pelaksanaan Pekan Imunisasi (PIN) Polio dapat tercapai.
Menurut Linus, vaksinasi polio dirasa sudah sangat maksimal namun belum paripurna. Hal ini dikarenakan terjadinya selisih antara target nasional dan data yang diperoleh Dinas Kesehatan Kota Kupang.
Data tersebut dapat diperoleh dari pustu, puskesmas dan para lurah sehingga gerakan – gerakan di titik tertentu dapat diketahui secara baik. Ujung tombak dari program ini ada pada tenaga kesehatan.
Metodologi evaluasi juga harus dipaparkan secara baik dan lengkap disertai kelebihan dan kekurangannya. Sehingga kucuran dana tahun 2025 yang mau disidangkan semuanya berbasis data. Semua harus disampaikan secara baik dan benar.







