Golkar 57 Tahun: Dari Ortodoksi ke Ortopraksis

tony2
tony3
Golkar Sumba Timur menandai HUT Golkar dengan membagi bantuan makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita

Di tengah kepanikan itu Golkar muncul. Di Kota Kupang dibentuk dapur umum. Generator dihidupkan membantu warga.  Satgas Bencana Golkar NTT bertindak sigap dan cepat. Saban pagi bubur kacang ijo, vitamin, dan air mineral disebar dan dibagi ke pasukan kuning pembersih jalan, petugas PLN yang membereskan jaringan kabel listrik.

Di Adonara dan Lembata, Satgas Bencana Golkar terjun ke titik bencana. Membawa bantuan darurat. Beras, mie instan, aqua, selimut, pakaian, perlengkapan anak-anak dan perempuan.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Mengajak warga berpartisipasi dalam aksi-aksi kemanusiaan, Golkar menunjukkan bahwa negara yang baik adalah negara yang masyarakatnya terlibat aktif dalam urusan negara.  Ketika partisipasi masyarakat tinggi dalam politik, ketika  itu juga secara tidak langsung mereka ikut serta dalam membangun negaranya agar menjadi lebih baik.

Sementara terlibat di tengah masyarakat dan membantu serta  mendampingi warga menghadapi kesulitan mereka, Golkar sedang mengejawantahkan tujuan, visi dan misi keberadaan sebuah partai politik di negara demokratis.

Beragam aksi yang dilakukan Golkar memang melelahkan. Menguras energi. Menyita waktu. Apalagi hampir semua aksi ini dibicarakan dalam rapat virtual hampir setiap hari.

Demikianlah cara Golkar NTT menghangatkan mesin partainya. “Jangan tunggu pemilu 2024 baru bergerak. Masyarakat membutuhkan bantuan. Sekarang saatnya bergerak. Sekarang momentumnya untuk mulai. Mesin partai harus tetap hangat, jangan mati,” kata Ketua  DPD Golkar NTT, Melki Laka Lena memberi alasan.

Mesin partai bisa hangat hanya dan kalau ada konsolidasi hingga ke tingkat bawah. Konsolidasi hingga ke tingkat bawah itulah yang terus dilakukan Golkar.  Tidak ada kemenangan tanpa  konsolidasi politik.  Salah satu hasil konsolidasi itu adalah pembentukan Pos Karya (Poskar) Peduli Sesama  di seluruh NTT.

Semua yang dilakukan Golkar bernada dasar satu dan sama, yakni kemanusiaan. Tidak terutama dimaksudkan sebagai aksi dengan interese politik.  Kalau kemudian ada dampak elektoral untuk Partai Golkar, maka itu adalah hasil niscaya yang dituai dari rentetan aksi kemanusiaan.

Berbekal hasil kerja itu, Golkar NTT menatap Pemilu 2024 dengan mata terang dan pasti. Terang karena masyarakat NTT sudah melihat dan  merasakan sendiri buah karya Golkar. Pasti karena masyarakat sudah semakin dewasa dan matang melihat Partai Golkar sudah menunjukkan secara benar  dan nyata bagaimana sebuah partai mesti berada dan hadir selalu di tengah masyarakat.

Kalau Aristoteles mengatakan, ilmu yang bertugas untuk mempelajari tujuan tertinggi  manusia adalah politik, maka Golkar NTT mengejawantahkan politik itu dari ortodoksi ke ortopraksis. Begitulah Golkar hari ini. (*)

Penulis  jurnalis, pengurus DPD I Golkar NTT

Pos terkait