Kadar Nasionalisme Partai Golkar

GOLKAR3

Ketika partai politik bersuara dan bekerja hanya untuk kepentingan dirinya, partai itu jelas masuk ke dalam kubangan retorika dirinya sendiri. Parpol demikian tidak laik disebut sebagai alat penyambung lidah dan instrumen perumusan kebijakan bagi rakyat.

Di sana, terdapat pembelajaran penting yang bisa diambil oleh lembaga politik seperti partai politik. Yang mesti diperhatikan ialah sebuah partai memang wajib memiliki ideologi dan mematerialkan ideologi yang dianutnya dalam praksis kehidupan berbangsa dan bernegara.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Konsistensi Partai Golkar dalam bekerja untuk kepentingan rakyat tanpa embel-embel kepentingan tertentu menjadi hal yang patut dicatat. Golkar rupanya tahu bahwa partai tidak boleh tunduk di bawah ketiak kepentingan diri dan kelompok. Partai harus menjadi lembaga yang bisa mewakili semua kelompok jika telah mendapatkan mandat untuk memimpin.

Dengan demikian, keberadaan ideologi dalam sebuah partai sejatinya tidak hanya menjadi pajangan administratif. Ideologi harus bisa diwujudkan dalam praktik hidup politik kebangsaan. Sebab, dalam beberapa kasus, partai politik gemar menyebut berideologi tetapi gagap dalam bertindak untuk kepentingan rakyat.

Kadar nasionalisme Partai Golkar jelas tidak bisa dibaca setengah-setengah. Kualitas nasionalisme partai ini ditentukan ketika Golkar mampu menjaga amanah pendiri bangsa untuk terus memertahankan empat pilar kebangsaan. Nasionalisme termaktub kuat di sana. Nasionalisme kebangsaan. *

 

Penulis, Dosen Sosiologi Fisip Undana Kupang

Pos terkait