Jika Dapil NTT 2 adalah basis politiknya, maka Dapil NTT 1 adalah basis kulturalnya. Ende merupakan tempat asal sang ayah. Melki juga melalui sebagian tualang hidupnya di daratan Flores. Dia mereguk ilmu di SMP Seminari Kisol, Manggarai Timur. Tidak selesai di sini, Melki lanjut ke SMP Frater Ndao Ende. Dari Kota Pancasila, Melki lanjut ke jenjang SLTA di Sekolah Menengah Farmasi Kupang. Dari Kupang, anak Oeba, Kupang ini lanjut ke Universitas Sanata Dharma Yogyakarta mengambil jurusan farmasi.
Semua pergerakannya di seluruh NTT itu dalam rangka sosialisasi diri. Perkenalan diri. Untuk apa? Selain untuk mempertanggungjawabkan tugas dan perannya sebagai wakil rakyat di DPR RI, Melki juga mau buka isi hatinya. Menyatakan niat tulusnya. Memberitahu masyarakat akan tugas yang lebih mulia lagi. Yakni maju bertarung dalam ajang lima tahunan Pilgub NTT. Bertarung merebut kursi Gubernur NTT 2024-2029.
Sebetulnya Melki tidak perlu terlalu repot-repot turun ke masyarakat memperkenalkan diri. Kinerjanya di DPR RI sudah sangat mantap dan kuat menempatkan sosok ini sebagai seorang wakil rakyat dari NTT yang sangat pro rakyat.
Peran, tugas dan juga perhatiannya sebagai Wakil Ketua Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan dan ketenagakerjaan sungguh nyata buat kepentingan banyak orang, terutama masyarakat NTT. Sejumlah Rumah Sakit Pratama, puskesmas, pustu hadir di NTT berkat perjuangannya. Yang paling fenomenal adalah kehadiran RS Pemerintah Pusat dr. Ben Mboi di Kupang. Fenomenal karena dana yang digunakan untuk membangunnya lengkap dengan alat-alat kesehatan mendekati Rp 1 triliun.







