
Sementara di sektor tenaga kerja, melalui perjuangannya Melki juga menghadirkan begitu banyak balai latihan kerja (BLK) di kabupaten-kabupaten di NTT. Saban minggu Melki juga aktif bersama mitra kerjanya, BPJS Ketenagakerjaan, terjun ke masyarakat mensosialisasikan pentingnya BPJS Ketenagakerjaan bagi masyarakat kecil.
Geliat, perjuangan dan kinerja seperti ini menjadikan Melki sangat populer di tengah masyarakat. Penampilannya yang sahaja dan apa adanya menjadikannya mudah masuk dan diterima di semua lapisan masyarakat. Sikapnya yang low profile menjadikan sosok ini dinanti semua elemen masyarakat. Mengabdi lewat kinerja jadi spirit yang memompanya untuk total bagi masyarakat.
Survai dari Charta Politika yang dilakukan 2-11 Mei 24 membuktikannya. Dari sejumlah nama tokoh NTT yang hendak bertarung di kontestasi Pilgub NTT, popularitas Melki meroket tinggi. Bahkan elektabilitasnya yang mencapai 18,6 persen menjadikannya sebagai gubernur pilihan rakyat nomor satu. Capaian, angka ini mengungguli semua nama lain yang ingin maju ke ajang Pilgub NTT.
Lalu, untuk apa dan seberapa pentingnya Melki terjun lagi ke masyarakat memberitahu niatnya untuk maju di Pigub NTT? Sejatinya, langkah Melki menemui masyarakat lebih kuat mencerminkan kerendahan hatinya sebagai sesama orang NTT yang paham dan mengerti tata krama, sopan santun dan tutur sapa. Langkah dan sikapnya menemui dan membuka isi hatinya kepada masyarakat merupakan karakter orang yang rendah hati, orang yang tahu menghargai orang lain, orang yang mau memposisikan dan ingin menempatkan diri sejajar dengan orang lain.







