Dalam konteks pluralitas, Partai Golkar mengusung nilai-nilai Pancasila demi tercapai dan terwujudnya integrasi sosial di NTT. Pelbagai persoalan kemiskinan, penyakit, pengangguran, penindasan terhadap perempuan dan anak-anak, masalah buta huruf, radikalisme agama, dan sentimen primordial kebudayaan bukannya disebabkan oleh absennya peran Partai Golkar.
Pembebasan dan pembangunan manusia ialah proyek yang tidak pernah selesai, dengan dengan demikian ia berlangsung sepanjang sejarah hidup manusia. Dan Partai Golkar mengemban misi pembebasan manusia dengan memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan nilai-nilai lain yang turut menunjang pembangunan manusia secara universal.
Corong Pembebasan Rakyat
Terpilihnya Emanuel Melkiades Laka Lena menjadi bukti bahwa Partai Golkar berhasil menggaet suara hati nurani rakyat dengan segala misi perjuangan dan agenda kebijakan partainya. Terpilihnya Melki Laka Lena juga dipandang sebagai bukti bahwa dalam Partai Golkar memuat potensi pengakuan, pelayanan dan persaudaraan. Dalam partai, isu kepentingan, etnis, golongan dan narasi perbedaan dilenyapkan demi membangun masyarakat yang berbangsa dan bernegara.
Perjuangan dan kinerja kader-kader Partai Golkar berhasil menyedot dan menggaet perhatian masyarakat warga. Setiap warga negara memiliki hak untuk memperoleh kebebasan, keadilan dan hidup yang baik. Partai Golkar dipandang sebagai corong pembebasan manusia dari kemiskinan, dan persoalan-persoalan kemanusiaan. Partai Golkar bekerja semata-mata demi kepentingan rakyat, dan pembangunan manusia secara universal, dengan demikian bebas dari kepentingan diri, atau kepentingan partai.







