
Kerja kemanusiaan Golkar dalam proyek pembangunan herd immunity publik ini mesti menjadi kerja sama semua partai politik asalkan semua partai sepakat bahwa di masa pandemi Covid-19 ini, kemanusiaan mesti menjadi semacam zat perekat demi menyelamatkan rakyat.
Penulis bermimpi: andaikan semua partai politik bersama-sama melepaskan baju “kepentingan politik” dan bersatu memerangi Covid-19 seperti yang diinisiasi Partai Golkar (dan partai lain terlebih dulu?) maka rakyat di republik sialan plus salah urus ini akan memiliki kekebalan tambahan dan sedikitnya “terhindar” kalau tidak mau disebut “terselamatkan” dari represi wabah tak tampak tapi nyata ini.
Hindari Pencitraan Politik
Kondisi bangsa yang memasuki area sekarat akibat represi pandemi Covid-19 mesti menginspirasi segenap elemen bangsa untuk mengedepankan kemanusiaan ketimbang hasrat infantil pencitraan politik. Pajangan baliho ketua-ketua partai politik di sudut-sudut jalan kota yang mengajak warga menjaga prokes sah-sah saja sepanjang tidak bertendensi momen politik 2024. Ketika tendesi hasrat politik 2024 mendominasi respons kemanusiaan atas wabah pandemi Covid-19, maka ketua-ketua partai itu bukan lagi manusia Indonesia. Mungkin sekadar patung politik yang dipajang dalam baliho mahal seharga vaksinasi beberapa rakyat kecil.
Kepekaan parpol terhadap derita publik mesti terekspresi dalam inisiatif cerdas membantu pemerintah dalam konteks kerja gotong royong menolong warga. Misalnya, melalui program penyebaran vaksinasi ke seluruh sudut negeri ini. Kerja kemanusiaan Partai Golkar dan mungkin juga partai lain terlebih dulu, mesti menjadi inspirasi bagi segenap elemen bangsa lain untuk berpartisipasi dalam vaksinasi massal ini.







