Ronaldo di Lintasan Ballon d’Oro, Juara Eropa dan Bangku Cadangan

Kons beo5

Tak ada yang kurang dari Ronaldo demi Portugal. Namun, pasti merupakan satu kado istimewa buat Portugal, jika Ronaldo mampu ‘mengalahkan dirinya sendiri.’ Tetap berjiwa besar demi Portugal. Rela untuk tulus ‘mundur.’ Memberikan semangat dari ‘pinggir lapangan’ atau dari bangku cadangan sekalipun. Demi para pejuang Portugal lainnya.

Mungkin pula bagi Elma Aveiro, si Kakak Ronaldo itu, untuk tak ramaikan publik Portugal dengan selentingan kata penuh heboh. Fernando Santos sungguh tak berniat untuk mempermalukan Ronaldo, sang  adik. Semuanya demi negeri Portugal, sang pelatih dan 70 % publik, sudah melihat yang terbaik.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Sepantasnya, kita tak cepat-cepat hakimi Ronaldo bahwa ia sudah masuk dalam lintasan Post Power Syndrome. Janganlah! Tetapi, mungkin saja Ronaldo lagi sembunyikan ambisi pribadi untuk memeterai kariernya dengan ‘memberi yang terbaik bagi Portugal dengan Piala Dunia.’

“Sudahlah Bro CR 7.” Hingga Oktober 2022  sudah terukir 700 gol. Ini belum terhitung sekian banyak rekord yang tercetak. Ronaldo tetaplah pretasi, pundi-pundi yang tebal serta nama besar. “Apalagi yang masih kurang?”

Maka jawabnya hanya satu: “Abaikan segala prestasimu, bagi-bagilah kekayaanmu kepada orang miskin, lalu berbesar hatilah untuk berdiri di pinggir lapangan atau duduklah di bangun cadangan. Berilah semangat rekan-rekan setim. Demi Portugal nan jaya. Itulah yang teristimewa. Tiada yang akan berkurang sedikit pun dari situ.”

Akankah Ronaldo sanggup berdiri tulus dan berbesar hati dari ‘jauh bangku cadangan untuk melihat adik-adiknya masuk lapangan  tanah terjanji untuk memenangkan Piala Dunia Qatar 2022? Kita lihat sajalah. Yang jelas, di depan mata, telah siap Maroko untuk menghadangnya serius.

Pos terkait