SBS dan Quantum Leap Malaka

Bupati SBS7
Bupati SBS melihat melihat warga yang menggiling jagung
Bupati SBS1
Bupati SBS melihat warga yang menggiling jagung

 

Sosok SBS

Terus terang, saya tidak terlalu mengenal secara pribadi sosok bernama dr. Stefanus Bria Seran, MPH yang lebih kondang dengan panggilan SBS, Bupati Malaka saat ini (dalam tulisan ini selanjutnya dipakai SBS). Tetapi dalam rentang hampir 30 tahun menekuni profesi wartawan, saya bisa ‘menangkap’ sosok SBS dengan melihat penampilannya, mengikuti sepak terjangnya, mengamati gaya kemimpinannya, juga dengan mencermati pernyataan-pernyataannya.

Dengan merujuk pada beberapa  referensi sekenanya ini,  saya membidik tiga keutamaan yang menggambarkan sosok SBS dan kepemimpinannya. Pertama, SBS adalah pemimpin berkarakter tegas. Harus diakui SBS adalah sosok seorang pemimpin dengan karakter tegas. Ketegasannya tampak dalam hampir semua langgam kepemimpinannya.  Bicaranya to the point, tegas, dengan nada suara tinggi.

Tetapi karakter tegas tidak selalu identik dengan keras. Pemimpin berkarakter keras hampir selalu tegas. Sebaliknya pemimpin berkarakter tegas tidak selalu keras. SBS menampilkan diri sebagai pemimpin berkarakter tegas, tetapi tidak keras. Dia sangat tegas dengan semua staf, terutama para aparatur sipil negara (ASN), tetapi berhati lembut.

Ketegasannya tentu hanya untuk kemajuan dan demi kebaikan Malaka.  Ketika memimpin Dinas Kesehatan NTT, SBS menunjukkan karakter tegas itu.  Hasilnya,  semua bidang di dinas ini total bekerja. Para ASN siaga penuh setiap saat.  NTT berkibar tenar dengan Revolusi KIA yang digagasnya.

Pemimpin dengan karakter tegas sangat dibutuhkan untuk memajukan sebuah daerah baru, apalagi daerah yang masih serba kurang dengan fasilitas serta infrastruktur seadanya. Ketegasan SBS mengakibatkan nama Malaka berkibar menembus batas kabupaten.  Kabupaten Malaka beruntung di awal tualangnya dipimpin SBS. Beruntung karena dengan SBS tatanan pemerintahan diletakkan secara baik dan benar dan tonggak-tonggak pembangunan mulai dipatok secara proporsional.

Pos terkait