“Umat Allah Terkasih, Maafkanlah Kami…..”

kons beo2

Prosesi para imam yang mengular ini sepertinya isyaratkan bahwa “Peliharalah Kasih Persaudaraan” itu sesungguhnya bergerak awal dan bertolak dari Para Imam.  Kumpul-kumpul bersama hari ini sungguh membiaskan tanda-tanda suka cita dan harapan. “Sudah lama kami tak bersua wajah dan berbagi kisah.” Dan di gerak prosesi itu tampak ceriah wajah Umat Allah. Saling sapa tak terhindarkan. Sesekali tertangkap beberapa wajah sembab satu dua umat. Entah rasa apakah yang lagi bersemayamkan di hati mereka? Iya, perayaan kerinduan hati umat sudah di depan mata. Tuhan telah menjawabi harapan polos dan penuh tulus demi kehadiran seorang gembala Umat di Keuskupan Agung Ende.

Perlahan-lahan para imam masuk Kathedral. Dua demi dua hormati altar. Lalu dipersilahkan ambil tempat di bangku gereja. Berbahagialah kelompok para imam yang punya ‘kedudukan dalam Keuskupan dan punya relasi ber-kelas teman dengan Mgr Budi. Untuk kami yang ‘pada umumnya’ ini memang ada di pusaran hati harap-harap cemas. Sekurang-kurangnya saya! Syukurlah, bisa senyum longkar akhirnya karena ada tempat!

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Bagaimanapun pikiran dengan satu dua tanya mulai melata, “Tadi bangku-bangku terlihat sudah sudah terisi semua. Kenapa koq untuk kelompok kami imam ‘belakangan’ tempatnya masih ada? Mujizat ka? Lirik punya lirik, tatap punya tatap, perhatikan punya perhatian, jawabannya jelas. Demi kami para imam, umat mesti bangun berdiri dan tinggalkan bangku yang telah ditempatinya. Semuanya agar para imam bisa duduk manis dan nyaman.

Di situlah, hati saya jadi ‘terganggu.’ Terbayang liar saja bahwa untuk ke Kathedral dan ‘tempat duduk’ mereka sudah bergegas dan berpacu dalam waktu. Sayangnya, ‘tempat itu’ mesti ditinggalkan. Sebab kaum berkasula lah yang mesti duduk! Teringat lagi satu syair lagu pembuka misa dalam bahasa Italia: “Andiamo Fratelli, il Signore ci chiama. Andiamo alla cena, c’è posto anche per voi.” Sebuah ajakan kepada Perjamuan, karena Tuhan memanggil kita. Dan juga ada tempat buat kalian…

Pos terkait