Adu Kerans, Imam Yang Merawat Toleransi

agustinus siswani iri1

Oleh: Agustinus Siswani Iri

Saya menyampaikan turut berdukacita yang mendalam atas berpulangnya RD Bernardus Bala Kerans, seorang imam Diosesan Keuskupan Larantuka ke hadirat Allah pada hari Kamis 14 Juli 2022.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Pada tulisan kali ini saya membahas salah satu dari sekian banyak hal yang ada dalam diri Romo Adu Kerans. Dari sekian banyak jabatan dan kepercayaan yang diberikan Gereja Keuskupan Larantuka kepadanya,  bagi saya ada satu yang menarik yaitu jabatan sebagai Ketua Forum Kerukunan Umat Bergama Kabupaten Flores Timur.

“Kepergian” Pastor Adu Kerans  sungguh-sungguh amat menggetarkan khalayak Flores Timur dan Lembata. Sebuah kepergian yang sangat meninggalkan kualitas kebaikan, kebajikan, keadaban, dan keteladanan.

Pastor Adu Kerans “meninggalkan” kita  dan  meninggalkan berbagai nilai keadaban, keluhuran, dan kemuliaan kepada kita. Nilai-nilai yang sama sekali tidak terbatas dan tidak terhingga keharumannya dan kemaknaannya.

adu kerns

Saya teringat pada tahun 2017 sampai 2019  ketika  saya  sempat dipercayakan oleh Mgr Frans Kopong Kung (Uskup Larantuka)  sebagai  Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan Keuskupan Larantuka  dan Romo Adu Kerans dipercayakan oleh Pemerintah Kabupaten Flores Timur sebagai Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Flores Timur, kami selalu berdiskusi dan membicarakan sejumlah perihal strategis terkait  keadilan, kemanusiaan, kemasyarakatan, kebangsaan, dan kenegaraan. Baik itu pertemuan resmi maupun diluar pertemuan resmi saya selalu membangun diskusi dengan beliau untuk memikirkan, memedulikan, dan membangkitkan kehidupan bersama yang baik  dalam kehidupan di Flores Timur.

Pos terkait