Melki Laka Lena Dan Modus ‘Menjadi’

melki laka lena2
Melki Laka Lena dalam suatu kesempatan memimpin rapat Komisi IX DPR RI

Oleh Tony Kleden

Pergerakan Emanuel Melkiades Laka Lena di ajang Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTT semakin  masif.  Pergerakan anak Ende ini sangat kasat mata. Nyaris tiada hari tanpa aksi di lapangan.  Dari satu kabupaten ke kabupaten lain.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Seumpama kontestasi Pilgub NTT adalah orkestra, maka tidak berlebihan  menyebut Melki Laka Lena adalah konduktornya.  Dia jadi tokoh utama, pemeran kunci yang menghangatkan dinamika Pilgub NTT hari-hari ini.

Setelah tuntas di daratan Timor dan Sumba,  Rote dan Sabu, Melki Laka Lena menyeberang ke daratan Flores, Lembata dan Alor.  Timor,  Sumba, Sabu dan Rote, yang merupakan daerah pemilihan (Dapil) NTT 2, adalah basis politiknya ketika Melki Laka Lena maju pada pemilihan  legislatif (Pileg) dua periode terakhir.

Dua kali maju pileg di Dapil ini, sarjana farmasi  jebolan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta ini mendulang suara signifikan.  Pada Pileg 2019, Melki tembus  ke DPR RI. Ketika itu Melki pendatang baru di Dapil   NTT 2. Dia  bahkan ‘dijepit’ sejumlah tokoh publik lain yang ikut bertarung.

Toh, dia lolos ke Senayan.  Di Senayan dia bahkan dipercayakan dan dimandatkan Partai Golkar  untuk duduk sebagai Wakil  Ketua Komisi IX DPR RI.  Kepercayaan ini jadi istimewa karena  tidak lazim Golkar menunjuk  pendatang baru di Senayan memimpin komisi.

melki laka lena9
Melki bersama istri tercinta dan sang putri berkesempatan berziarah di tanah suci

Pada Pileg 2024, Melki kembali maju dan mendulang 95 ribu lebih suara yang ikut menyumbang 2 kursi Golkar ke DPR RI dari Dapil  NTT 2. Ditambah dengan satu kursi di Dapil NTT 1 (Flores, Lembata, Alor), Golkar menjadi satu-satunya partai di NTT yang mengirim 3 wakil ke Senayan.

Pos terkait