Komisi III DPRD NTT Soroti Pimpinan PT Flobamor

DPRD NTT PT Flobamor
Rapat kerja Komisi III DPRD NTT dengan PT Flobamor, Rabu (25/5/2022)

KUPANG kabarntt.id—Komisi III DPRD NTT yang antara lain membidangi keuangan meminta Kepala Biro Ekonomi Setda NTT membina pimpinan PT Flobamor.

Dalam rapat kerja Komisi III DPRD NTT dengan mitra pemerintah, yakni PT Flobamor, Rabu (25/5/2022),  Komisi III  menyorot secara kritis manejemen PT Flobamor.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Sorotan itu menyusul pernyataan Komisaris Utama  (Komut) PT Flobamor, Dr. Sam Haning, yang menyebar melalui media sosial di kanal youtube.

Dalam video di youtube itu Sam Haning meminta Ketua dan Juru Bicara Fraksi  Golkar DPRD NTT, HK (Hugo Kalembu) dan GM (Gabriel Manek) untuk memberi klarifikasi atas pandangan umum fraksi yang dibacakan dalam sidang paripurna DPRD NTT, Rabu (18/5/2022) lalu.

Sam Haning bahkan mengancam melaporkan HK dan GM ke Polda NTT jika dalam waktu tujuh hari tidak memberikan klarifikasi.

Sontak saja dalam rapat kerja dengan PT Flobamor  yang dipimpin Ketua Komisi III DPRD NTT,  Jonas Salean itu,  kalangan Dewan memberi catatan dan masukan kritis untuk manejemen PT Flobamor.

Hadir dalam rapat itu Koordinator Komisi III yang juga Wakil Ketua DPRD NTT, Dr. Inche Sayuna. Sementara dari PT Flobamor hanya hadir Direktur Utama, Adrianus Bokotei, dan Direktur Operasional, Abner Runpa Ataupah. Kepala Biro Ekonomi Setda  NTT, Dr. Jusuf Lerry Rupidara  bersama sejumlah staf juga hadir.

Dr. Inche Sayuna mengatakan, kritik yang disampaikan fraksi-fraksi termasuk Fraksi Partai Golkar di ruang paripurna tidak ada tendensi buruk untuk PT Flobamor.

“Saya mau tegaskan bahwa kritik fraksi di ruang paripurna itu tidak ada tendensi buruk untuk PT Flobamor. Kritik itu harus diterima sebagai pikiran positif untuk perbaikan kinerja, bukan dianggap negatif,” tegas politisi Golkar ini.

Pos terkait