Mama Serofina yakin kalau Bank NTT akan membantunya memasarkan produk-produk yang dihasilkannya.
“Anak saya tiga orang sudah tamat SMA karena usaha ini, sehingga ke depan saya akan ambil pinjaman lagi. Tahap pertama saya dikasih modal usaha Rp 5 juta, lalu tambah lagi Rp 15 juta. Saya mau usaha saya ini berhasil sehingga saya akan ambil lebih besar lagi,” katanya.
Jangan ditanya bagaimana cara melunasinya. “Terlalu bisa,” ujarnya singkat.
Mama Serofina pun tertawa lepas disambut anggukan sobatnya, Mama Yuliana yang berada persis di sampingnya.
Kini, UMKM Fularosa yang dibangun Bank NTT menjadi media penampung berbagai produk UMKM warga desa. Romo Ignas Kabosu, Pr., Romo Frengky Atitus, Pr., Leonardus Kefi selaku perangkat desa Eban, dan Ketua BPD Yuniperus Anin serta Rince Nesi selaku Kepala Capem Eban ikut mensuport mereka. (humas bank ntt)







