“Kita bersyukur Manggarai Timur dapat jatah lebih banyak dari daerah lain. Pemerintah pusat sungguh perhatikan rakyatnya di tengah badai Cocid-19 ini,” ujarnya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Manggarai Timur, Drs. Wilhelmus Deo, M.Si menambahkan, selama pandemi Covid-19, Pemda Manggarai Timur telah mendistribusikan bantuan sembako sebanyak 9017 KK. Bantuan JPS tahap I sebanyak 4210 KK, tahap II 1070 KK dan tahap III 1171. BST untuk KK yang bersumber dari Kementrian Sosial sebanyak 4768 KK. Sedangkan bantuan regular program PKH 27.394 dan regular sembako 24.313
“Selain getol penanganan dan pencegahan Covid-19, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur distribusi juga bantuan KK yang terdampak virus itu. Selain sembako juga bantuan beasiswa bagi mahasiswa dan mahasiswi asal Manggarai Timur yang sedang kuliah di luar daerah,” katanya.
Untuk diketahui warga Manggarai Timur yang terpapar Covid-19 hanya satu orang. Pasien yang terkonfirmasi itu merupakan pelaku perjalanan asal Makasar. Kedatangannya ke Manggarai Timur dalam rangka prosesi adat wedah rugha manuk (Prosesi injak telur ayam yang berarti sang perempuan resmi menjadi bagian klen suami, Red).
Setelah menjalani karantina di RSUD Borong dan melewati pemeriksaan Swab Test berulang-ulang di RSUD WZ.Yohannes Kupang, yang bersangkutan dinyatakan sembuh sehingga diizinkan pulang ke rumah. Sementara 101 orang yang kontak erat dengan bersangkutan hasil swab test dinyatakan negatif. (kanis lina bana/bersambung)







