In Hoc Signo Vinces (Dalam Tanda Salib Engkau Akan Menang)

Oleh Pater Alex Jebadu, SVD

Banyak orang yang bertanya, “Dulu banyak orang menganiaya orang Kristen? Mengapa? Berapa lama?”

Ah, pertanyaan ini tidak bisa dijawab semua karena sejarah Gereja yang panjang. Ya iman akan Yesus, Raja Kasih dari surga, tidak serta merta diterima oleh orang Roma dulu. Orang Kristen dikejar, dianiaya dan dibunuh.

St. Laurens, seorang diakon di Roma, misalnya, dipanggang dalam keadaan masih hidup. Katanya, setelah punggung sebelah  sudah mulai masak, St. Laurens mengatakan kepada penganiayanya: “Tolong balik lagi, bakar punggung saya yang sebelah yang belum masak.” Hemmm, ngeri ya…

Ada ribuan dan bahkan jutaan orang Kristen pertama yang ditangkap dan dilempar ke dalam kandang puluhan singa yang sengaja dibuat lapar dengan tidak diberi makan selama berhari-hari. Dengan demikian begitu orang Kristen dilempar ke tempat itu, singa-singa yang sudah lapar ini langsung sergap mereka tanpa ampun. Ngeri ya…

Menurut cerita sejarah  saat orang Kristen ramai-ramai ditangkap dan dibunuh, St. Petrus sempat lari meninggalkan Kota Roma. Tapi kemudian dalam perjalanan, ia bertemu dengan Yesus yang sedang memikul salib ke arah menuju kota Roma.

St. Petrus bertanya dalam bahasa Latin: “Quo Vadis, Domine?” yang artinya “Engkau pergi ke mana, ya Tuhanku (Yesus?)”.

Lalu Yesus menjawab: “Saya mau pergi ke Roma untuk disalibkan lagi kedua kalinya!”

tanda salib
Penglihatan salib di langit oleh Kaisar Konstantinus tahun 312 Masehi

Pos terkait