Beberapa titik lagi dikunjungi Gubernur VBL. Di antaranya meresmikan Balai Latihan Kerja (BLK) PT Langit Laut Biru. BLK ini milik Keuskupan Maumere. Juga menyerahkan satu unit mobil tangki air untuk Biara SSpS Kewapante.
Ketika melepas ekspor sashimi tuna ke Jepang Gubernur VBL bangga luar biasa. Sashimi ini dikirim PT Karya Cipta Buana Sentosa (KCBS) di Maumere. Bangga karena Sikka luar biasa. Kekayaaan lautnya sangat prospektif. Dari dulu.

Bangga karena terdapat sejumlah perusahaan perikanan di Sikka. Tanam modal di Sikka, di NTT. Bangga karena banyak tenaga kerja terserap. Bangga karena pasar ikan jelas dan pasti.
“Hari ini seluruh dunia susah karena Covid-19, tetapi kita di Maumere ekspor sashimi ke Jepang. Ini luar biasa,” kata Gubernur VBL ketika menggunting pita tanda melepas ekspor sashimi ke Jepang.
Sashimi tuna yang dikirim ke Jepang hari itu 12 ton. Beberapa minggu sebelumnya perusahaan ini mengirim 19 ton ke Korea Selatan.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Sikka, Paulus Hilarius Bangkur, penuh semangat membeberkan potensi, prospek dan juga hambatan dunia perikanan Sikka.
“Sesuai dengan arahan dan harapan Bapak Gubernur dalam rapat di Labuan Bajo agar Sikka menjadi daya ungkit perikanan di NTT, bahkan di Indonesia, kami terus memajukan dunia perikanan di Sikka,” tegas Bangkur.







