KOMISI Pemilihan Umum (KPU) NTT telah selesai dengan rapat pleno pengundian nomor urut pasangan calon (Paslon) Gubernur-Wakil Gubernur NTT, Senin (23/9/2024).
Ini tahapan normal sebagai bagian dari tahapan-tahapan pemilihan kepala daerah, termasuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTT. Dari penarikan nomor urut itu, pasangan Ansy Lema-Jane Natalia Suryanto mendapat nomor urut 1. Menyusul Emanuel Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma di nomor 2 dan diikut Simon Petrus Kamlasi-Andre Garu di nomor 3.
Tiga paslon gubernur-wakil gubernur ini baik adanya. Ketika memutuskan maju di Pilgub NTT 2024, mereka mematok tekad tegas. Memajukan NTT. Tekad ini juga luar biasa adanya.
Pemandangan menarik terjadi saat masing-masing paslon diberi kesempatan berbicara oleh KPU NTT. Durasi waktunya 10 menit. Ansy Lema yang diusung dua partai, yakni PDIP dan Hanura, berbicara sendiri. Jane Natalia Suryanto tidak berbicara. Melki Lana Lena dan Johni Asadoma sama-sama berbicara. Begitu juga Simon Petrus Kamlasi dan Andre Garu juga sama-sama berbicara.
Tetapi yang lebih menarik lagi adalah narasi dan isi pesan dari para paslon yang berbicara. Semua menyentil tekad, kemauan dan juga program yang akan dikerjakan jika terpilih.
Yang menyentak adalah ajakan Melki Laka Lena agar kontestasi Pilgub NTT dibuat jadi riang gembira. Politik riang gembira.
Kenapa harus riang gembira. Melki mempunyai sejumlah alasan. Melki sangat tahu betapa ‘panas’ ruang publik NTT hari-hari ini. Yang membuat panas, tentu saja adalah media sosial.







