Warga Minta Pemerintah Kembalikan Tanah Yang Sudah Diserahkan Ke Gereja Kefas Oetete

kota kupang tellend
Tellendmark J Daud foto bersama warga Oetete

“Kami mohon agar DPRD bisa melihat ini dalam hal anggaran, DPRD bisa mengintervensi ini dan kami mohon agar ini menjadi perhatian serius bagi wakil rakyat kami di DPRD Kota Kupang,“ tegas Farida.

Sedangkan Jefri Fernandes meminta agar pemerintah memperhatikan Kelurahan Oetete tepatnya di Jalan Kedondong sampai Jalan Meranti. Kalau sudah musim hujan maka air hujan akan tergenang dan sangat mengganggu aktivitas masyarakat, apalagi beberapa sekolah ada di sepanjang jalan itu.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Sementara ibu Sofiq Tununay mengeluhkan bantuan dana seroja yang tidak merata, padahal banyak yang terdampak di Kelurahan Oetete.

“Kami mohon agar Pak Tellend bisa memperjuangkan ini di sidang resmi di DPRD. Kami minta agar wakil rakyat kami memperjuangkan ini, kasian warga yang terdampak tapi tidak diakomodir,” harap Sofial.

Menangapi keluhan masyarakat, Tellendmark J. Daud akan memperjuangkan aspirasi masyarakat ini di DPRD. Masukan warga akan diprioritaskan.

“Untuk tanah seluas 309 meter persegi yang sudah direkomendasikan oleh Pemerintah Kota Kupang waktu itu, saya akan perjuangkan dan saya akan bawa ke teman-teman di komisi 1 supaya melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak pemerintah kota kupang, sekaligus dengan pihak gereja untuk bagaimana menetapkan status tanah ini seperti apa, kalau memang pemerintah mau menarik kembali itu harus dengan surat resmi penarikan kembali, kalau tidak pemerintah harus jelas tidak membuat masyarakat bingung,” jelas Tellend.

Menurut Tellnd terkait tanah tersebut, DPRD juga mendapatkan surat resmi itu bahwa pemerintah memberikan tanah tersebut untuk Gereja Kefas untuk dikelola demi kepentingan umum.

Pos terkait