ADD dan DD Desa Oehalo 2019 Tidak Cair, Warga Minta Evaluasi

TTU jalan desa ttu

KEFAMENANU kabarntt.id–Dana Desa dan ADD Tahun Anggaran 2019 Desa Oehalo, Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara tidak dicairkan 100%. Buntutnya, warga minta dievaluasi.

Menurut informasi, mampetnya pencairan itu diduga  Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Kepala Desa TA 2018 belum diselesaikan, sehingga progres pembangunan di Desa Oehalo berjalan di tempat.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Kepada media, Jumat (19/2/2021),  salah satu warga Dusun I, Desa Oehalo yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan Dana Desa dan ADD TA 2019 tidak ada pencairan sama sekali karena laporan pertanggungjawaban yang belum diselesaikan.

“Masalahnya itu karena SPJ untuk kegiatan pengadaan listrik Tahun Anggaran 2018 bagi 96 KK di Desa Oehalo itu belum dibuat oleh kepala desa, makanya terbawa untuk Dana Desa dan ADD Tahun 2019 tidak bisa dicairkan sama sekali,” jelas warga itu.

Bukan hanya Dana Desa dan ADD Tahun anggaran 2019 saja yang tidak dicairkan, namun juga Dana Desa Tahun 2020 hanya dicairkan sampai Tahap II, sedangkan ADD pencairannya hanya 50%.

Masalah ini terbawa hingga ke tahun 2021. Dana Desa dan ADD tahun 2021 juga mendapatkan pemotongan 90%.

Menurut warga itu, selama menjalankan masa kepemimpinannya kepala desa tidak transparan. Dananya dikelola oleh kepala desa sendiri.

“Dinas PMD Kabupaten Timor Tengah Utara bisa memberikan evaluasi tentang penggunaan Dana Desa yang baik bersama warga Desa Oehalo, khusus perangkat desa agar bisa menjelaskan cara kerja yang benar dalam pengelolaan Dana Desa,” harapnya.

Kepala Desa Oehalo, Marselinus Hanoe, saat dihubungi mengatakan SPJ pengadaan meteran listrik kepada 96 KK sudah diselesaikan.

Pos terkait