Lawan Petugas, Pencuri Ternak di Sumba Timur Kena Peluru

sumtim pencuri ternak

WAINGAPU  kabarntt.id–Wunu Panjuri Hambur alias Hambur (45 tahun), seorang pencuri ternak di Sumba Timur terkena peluru petugas saat hendak melarikan diri.

Hambur diperlihatkan kepada wartawan dalam acara jumpa pers di Polres Sumba Timur, Senin (6/6/2022) petang.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Dikawal petugas bersenjata, pria asal Tanalambi, Desa  Ngadulanggi, Kecamatan Nggaha Ori Angu Sumba Timur itu berjalan tertati-tati menahan sakit di kakinya yang terkena peluru petugas.

Hambur lebih banyak menunduk saat melalui koridor hingga memasuki ruang jumpa pers Polres Sumba Timur.

Kapolres Sumba Timur, AKBP Fajar WLS, yang memberikan keterangan kepada wartawan menyebut Hambur merupakan terduga pelaku pencurian ternak dengan kekerasan. Dia berhasil dibekuk apparat, Selasa (31/5/2022) lalu.

Bersama seorang rekannya mereka ditangkap berdasarkan hasil penyelidikan dan pengembangan terhadap laporan kehilangan ternak yang dibuat di Polsek Tabundung, Senin (30/5/2022).  Rekannya berhasil melarikan diri.

Menurut AKBP Fajar, Hambur ditangkap tim gabungan Polsek Tabundung yang dibackup tim Buser Satreskrim Polres Sumba Timur. Tim gabungan itu dipimpin Kapolsek Tabundung, Ipda Antonius Umbu Njurumana, saat berada di tempat tambal ban Desa Makamenggit, Kecamatan Nggoa, sekitar pukul 11.00 Wita.

Pada saat penangkapan, satu terduga pelaku lainnya yang merupakan anggota komplotan itu, Yunus Balakanda alias Yunus alias YB, berhasil melarikan diri.

Usai ditangkap, Hambur dibawa polisi menuju tempat disembunyikannya 6 ekor kerbau hasil curian di Dusun Karungguwatu, Desa Ngadulanggi, Kecamatan Nggoa.

Pos terkait