Tragedi Berdarah di Desa Amol TTU, Ini Penjelasan Saksi

istockphoto 1326407182 1024x1024 1
Man holding a machete in his and in a threatening stance

Saksi lain, Yasintus Talan, mengaku sebelum kejadian ia sempat melihat pelaku berada di rumah duka sekitar pukul 18.00 WITA. Ia tak menyangka peristiwa mengerikan itu akan terjadi.

“Beberapa saat kemudian, saya diberitahu oleh warga lain, Om Paskalis, bahwa pelaku sedang mengamuk di rumahnya,” ujarnya.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Saat tiba di lokasi, Yasintus mendapati dua korban sudah tidak bernyawa. Di samping rumah, ia menemukan Lusiana Kuabib dalam keadaan luka parah dengan wajah bersimbah darah.

“Melihat Lusiana masih hidup, saya bersama polisi langsung mengevakuasinya ke rumah sakit,” tutur Yasintus dengan nada terbata-bata.

Sekitar pukul 21.00 WITA, Yasintus dan warga menemukan jasad lain di dapur rumah pelaku — korban tersebut adalah istri pelaku sendiri, Emiliana Oetpah. Ia segera melaporkan hal itu ke pihak kepolisian.

Petugas Polsek Miomaffo Timur bersama warga kemudian mendatangi lokasi kejadian. Saat hendak dievakuasi, pelaku yang sempat bersembunyi di rumahnya keluar dan berusaha menyerang petugas, namun berhasil dilumpuhkan dan diamankan ke Mapolres TTU.

Hingga kini, polisi masih mendalami motif pembunuhan sadis tersebut, sementara keluarga korban masih diselimuti duka mendalam atas kehilangan tiga anggota keluarganya dalam tragedi yang mengguncang warga TTU itu. (siu)

Pos terkait