Yesus Kristus, Raja Semesta Alam

IMG 20241231 WA0018

Tetapi tiba-tiba, di luar kemauanku saya ingin bangkit, turun dari tahta dan menyembah di hadapan-Nya. Saya merasa seolah-olah Kaisar yang memasuki ruangan itu: seorang yang malah lebih besar dari Roma sendiri’.

Itulah Yesus, Tuhan dan Raja. Penampilan-Nya yang agung telah membuat Pilatus bingung. Tetapi justru pada saat paling menyakitkan, Yesus tampil sebagai Raja pembawa selamat.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Para penguasa dunia bekerja dan memerintah untuk membawa masyarakat kepada hidup sejahtera sebagai manusia.

Yesus adalah Raja yang lain dari yang lain. Dia adalah Raja yang tergantung di Salib; Dia mendengar olok-olokkan dan penghinaan yang ditujukan kepada-Nya. Bahkan seorang penjahat yang juga dihukum bersama-Nya, turut mengolok.

Dalam situasi yang begitu menyakitkan, keluarlah perkataan dari penjahat yang lain: ‘Yesus, ingatlah akan daku, apabila Engkau datang sebagai Raja’. Kata Yesus kepadanya: ‘Sesungguhnya hari ini juga, engkau akan bersama-Ku di Firdaus’ (bdk. Luk. 23:43). Satu pembenaran akan perkataan-Nya sendiri: ‘Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini’.

Selama hidup-Nya, Yesus mengajar dan melakukan banyak hal yang baik, tetapi ditolak. Dan pada saat akhir hidup-Nya, Yesus mengatakan sesuatu yang luar biasa, menurut pemikiran manusia: ‘Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu, apa yang mereka lakukan’ (bdk. Luk. 23:34).

Mengampuni adalah satu tindakan Allah dan hal ini telah dibuktikan oleh Yesus sendiri. Dia tampil sebagai Raja pembawa damai dan serentak sebagai Raja yang membawa selamat. Ia mengorbankan diri, mati di salib untuk membebaskan manusia.

Pos terkait