Yesus Kristus, Raja Semesta Alam

IMG 20241231 WA0018

Itulah sebabnya, Yesus selalu mengambil sikap memberi: memberi kesembuhan, pengampunan, kehidupan; memberi pembebasan, peneguhan, harapan; memberi cinta, perhatian dan bahkan memberi diri-Nya sendiri untuk disiksa dan di hukum secara keji untuk keselamatan manusia.

Berbeda dengan kita manusia, yang selalu mau menerima, mendapat dan menguasai. Sebagai penyelamat umat manusia, Yesus telah datang ke dunia untuk memberi dan bukan untuk menerima. Dia tidak datang untuk menguasai melainkan untuk mengasihi; bukan untuk memerintah melainkan untuk melayani; bukan untuk membinasakan, melainkan untuk menyelamatkan. Karena itu, Yesus berani berkata: ‘Hari ini juga, engkau akan bersama-Ku di dalam Firdaus’, kepada penyamun yang bertobat.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Kematian Yesus di salib bukan satu kekalahan melainkan satu kemenangan, yakni kemenangan atas dosa dan maut. Oleh sebab itu: ‘Allah meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama’ (lih. Fil. 2:9). Dia adalah Raja segala raja dan Tuan atas segala tuan. Lebih dari itu, segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.

Di sini boleh dikatakan bahwa Yesus ternyata tidak pernah tampil seperti yang diharapkan oleh kita dan kebanyakan orang lain. Kita selalu mengharapkan agar Yesus tampil dalam kemegahan, kebesaran, kemuliaan dan semarak menurut ukuran raja-raja dunia ini. Kerajaan Yesus ternyata berbeda dengan kerajaannya Pilatus dan Herodes. Pilatus dan Herodes hanya mengenal kerajaan yang nyatanya hanya berupa dominasi kekuasaan; bertindak sesuai kepentingannya sendiri dan hanya suka membalas dendam.

Pos terkait