56 Tahun Partai Golkar : Momentum Penguatan Ideologi Partai

GOLKAR3 4

Dalam konteks NTT, Partai Golkar sudah menunjukkan substansinya sebagai penyangga demokrasi. Hal ini nyata dalam berbagai keberhasilan yang dicapai Partai Golkar dalam kinerjanya. Misalnya, suksesnya musyawarah daerah (Musda) Partai Golkar X di Kupang pada tanggal 2-3 Maret 2020. Dalam Musda tersebut Partai Golkar berhasil menyelesaikan salah satu agenda penting yakni pemilihan Ketua DPD Golkar NTT 2020-2025 yang dimenangkan kembali oleh Emmanuel Melkiades Laka yang sebelumnya (2017-2020) menjadi Ketua DPD. Pemilihan Ketua DPD berlangsung dengan cara elegan, jalan damai, yakni melalui musyawarah mufakat.

Menurut pengakuan Elias Sumardi Dabur, seorang advokat dan peminat politik, pemilihan Ketua DPD umumnya berjalan dengan situasi yang panas, ribet, penuh intrik dan manuver.  Namun, Partai Golkar telah menunjukkan teladan yang baik bagaimana demokrasi berjalan dan mengakar dalam konteks keindonesiaan. Menurut Elias yang dihimpun oleh media voxntt.com, dengan menempuh metode tersebut, Partai Golkar telah menghidupkan dan memberi nyawa kembali nilai-nilai demokrasi yang bermula dari tradisi musyawarah majelis rakyat.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Hal tersebut menurut penulis,  merupakan sebuah prestasi besar dalam internal Partai Golkar. Penulis sangat menyakini bahwa apa yang menjadi kekuatan internal sebuah partai, itu yang akan ditampilkannya keluar. Kekuatan internal merupakan dasar kokoh bagi perjalanan sebuah partai politik. Tanpa kekuatan internal, penulis menyakini bahwa partai politik tersebut akan mengalami banyak tantangan dan hambatan. Namun, Partai Golkar telah menunjukkan bahwa partai ini adalah partai yang kuat secara internal. Keutamaan ini tentu tidak menjadi keuntungan untuk Partai Golkar sendiri, tetapi juga menjadi teladan untuk partai politik yang lain serta bagi kesejahteraan masyarakat NTT secara keseluruhan.

Pos terkait