56 Tahun Partai Golkar : Momentum Penguatan Ideologi Partai

GOLKAR3 4

Penguatan Ideologi Partai

Aprista Ristyawati, mahasiswi Universitas Diponegoro telah melakukan sebuah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui penguatan partai politik sebagai salah satu bentuk pelembagaan demokrasi. Penelitian yang menggunakan metode yuridis normatif dan deskriptis analitis ini menunjukkan bahwa ada tiga problem utama partai politik di Indonesia yang terjadi pada saat ini dan salah satunya adalah semakin melemahnya ideologi partai politik. Hasil ini tentu mengambil sampel semua partai politik di Indonesia termasuk Partai Golkar. Realitas problematis ini tentu bukan saja menjadi tanggung jawab partai politik (baca: partai Golkar) sendiri melainkan tanggung jawab masyarakat sebagai arah perjuangan partai politik.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Ideologi sendiri memiliki dua pengertian yaitu ideologi secara fungsional dan ideologi secara struktural. Secara fungsional, ideologi diartikan sebagai seperangkat gagasan tentang kebaikan bersama, atau tentang masyarakat dan negara yang dianggap paling baik. Sedangkan secara struktural, ideologi dapat diartikan sebagai sistem pembenaran, seperti gagasan dan formula politik atas setiap kebijakan dan tindakan yang diambil oleh penguasa (Ramlan Surbakti, 2007: 32-33).

Sekurang-kurangnya, ada dua kriteria yang menjadi tolok ukur dalam mengetahui kelemahan ideologi partai politik (Jurnal UndiP, 2019: 713). Pertama, berdasarkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai. Dokumen AD/ART merupakan pernyataan formal partai politik yang berisi pernyataan ideologis, prinsip-prinsip abstrak dan tujuan pokok partai.

Pos terkait