
Ketika menyebut Poskar ini sebagai posko kemanusiaan, pasti Hartarto paham akan pentingnya keberadaan wadah seperti ini guna membantu percepatan pemulihan ekonomi nasional. Hartarto paham karena menteri yang terkenal tenang, kalem dan total bekerja ini dipercayakan Presiden Joko Widodo menjadi Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).
Hartarto tahu sudah berapa ribu triliun rupiah uang negara dialihkan untuk penanganan Covid-19 dan percepatan pemulihan ekonomi nasional. Hartarto tahu juga seperti apa dana-dana itu dikelola dengan baik, benar dan tepat sasaran.
Golkar sadar mengatasi dan melawan Covid-19 butuh solidaritas dan soliditas semua elemen bangsa. Tidak terkecuali. Golkar sadar percepatan pemulihan ekonomi nasional juga memerlukan banyak tangan dan energi besar menggerakkan semua sektor. Tidak bisa membiarkan pemerintah kerja sendiri.
Ketika hari-hari ini dan hari-hari ke depan, Golkar memberi warna kuat dan terang di tengah dan bersama masyarakat menghadapi serba kesulitan yang melilit, itu hanya karena panggilan nurani. Intensinya adalah panggilan kemanusiaan. Jauh dari intensi politik. Jauh juga dari niat mencari panggung. Yang dilakukan Golkar adalah mengisi ruang kosong yang perlu diisi dengan kerja-kerja kemanusiaan.
Sebagai partai tua dengan jam terbang yang sudah tinggi, begitulah cara Golkar menyatakan modus eksistensinya, yakni hadir untuk dan bersama rakyat. (*)
- Tony Kleden, Divisi Data, Sistem Informasi dan Pengembangan Bapilu Golkar NTT





